You are currently browsing the daily archive for May 29th, 2008.
Ini beberapan tren yang terkait dengan dunia psikologi menurut futurolog. Pada dasarnyaa banyak sekali yang terkai dengan psikologi, namun ini adalah hal-hal unik dibuku yang sedang kubaca…
1. Cybernetic health enhancement of humans (one of ten extreme innovations that will rock your world in 2025
2. Education and learning. The creation of immediate, portable, transferable, on-demand knowledge sources on a scale equivalent to the Library of Congress. (one of the top ten industries of innovation economy:who will benefit most)
3. The internet will develop a type of “personal awareness” of itself.
(one of top future internet trends:2020)
4. Memory and personality biorestoration. (one of the top biotech futures:2020)
5. Stem-cell therapy for restoring memory, brain-machine implants into the cerebral cortex toactivate mobility after paralysis, neural engineering to rewire the brain to combat mental illness and depression.(a parts of the top meurotech futures:2020)
6. Robotics Psychoterapists (on of the top jobs by 2025)
7. Cognitive brain-science breakthroughs will protect the aging mind, refreshing vital memories, improving physical agility, and promoting human performance enhancement. (on of the top ten longevity trends)
(Disarikan dari buku The Extreme Future, James Canton, seorang futurolog dari Institute for Global Future)
Belum semua yang kubaca…tapi 7 poin di atas memberikan dua pertanyaan besar…
Apakah perkembangan dunia teknologi mampu mengimbangi perkembangan pemikiran tentang manusia?
Tren kajian psikologi telah menjamah dunia spiritual yang begitu sulit dikaji dengan akal manusia. Bagaimana teknologi bisa menjamahnya?
Ketakwaan didefinisikan sebagai mengerjakan apa yang diperintah oleh Allah dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Jika dikaji dengan keilmuan, definisi di atas merupakan definisi konseptual. Jika dibuat definisi operasionalnya, salah satu yang dapat mencerminkan ketakwaan adalah amal yang dilakukan, selain dari niat yang malaikat saja tidak tahu…..
Sejak aku kenal dengan mutabaah amal harian timbul ide untuk membuat sebuah evaluasi yang terkuantifikasi. Ide ini berlandaskan sebuah ayat “Barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, pasti dia akan melihat balasannya pula” (QS Az-Zalzalah: 7-8). Di samping itu, salah seorang sahabat Rasulullah SAW, Umar bin Khattab ra. pernah memberikan wejangan kepada umat Islam agar sering muhasabah..”“Hasibuu qobla antuhaasabuu.” Hisablah dirimu sebelum dihisab oleh Allah SWT.“Hasibuu qobla antuhaasabuu.” Hisablah dirimu sebelum dihisab oleh Allah SWT. Read the rest of this entry »












Recent Comments