You are currently browsing the daily archive for June 16th, 2008.
Ini hasil pembahasan dalam karya tulisku yang dipresentasikan dalam Mapres Fapsi kemarin-kemarin. Jadi maaf ya jika masih ada poin-poinnya…
Dalam memfasilitasi pemberdayaan masyarakat melalui konsep Community Develoment yang berpadu dengan metode Appreciative Inquiry, ada beberapa agenda yang merupakan langkah sistematis pengimplementasiannya.
4.2.1 Agenda Pertama : Perencanaan dan Persiapan
Perencanaan dan persiapan merupakan langkah pertama yang sangat menentukan keberhasilan dari proses empowerment yang menjadi ideologi dalam memberdayakan masyarakat ini. Perencanaan dan persiapan harus merupakan sebuah proses kolaboratif dari semua pihak yang terkait dalam menentukan implementasi program. Dalam agenda pertama ada beberapa langkah kerja yang harus dipenuhi sebuah dengan alur 5-D dalam Appreciative Inquiry.
4.2.1.1. Pengumpulan kekuatan kolaboratif
Sebagai langkah paling awal, pengumpulan kekuatan ini akan memberikan sebuah catatan tentang sejauh apa potensi yang dapat dihasilkan untuk memfasilitasi komunitas agar lebih berdaya. Kekuatan yang diperlukan dalam menjalankan proses ini terdiri atas:
Fenomena yang berwarna menyambut pengumuman hari kelulusan menjadi marak di media. Bagi yang lulus, mereka merayakannya dengan suka cita, ada yang mencorat-coret seragam, ada yang kebut-kebutan, bahkan ada yang tawuran. Tak lepas juga ada sekolah yang memilih untuk mengadakan syukuran dengan hikmat dan penuh rasa berterima kasih kepada Allah SWT, dan juga ada yang mendermakan pakaian seragam SMA nya kepada orang-orang yang membutuhkan.
Jadi ingat, dulu saat aku dan teman-teman lulus UAN, kami malah sibuk mendiskusikan dan membuat suatu rencana untuk memprotes hasil kelulusan UAN kami. Pasalnya nilai yang kami yakini akan begitu bagus (berdasarkan pembahasan soal bersama) malah keluar tidak sesuai harapan. Sontak, isu konversi yang sebelum hari pengumuman telah beredar membuat kami tidak rela menerimanya. Jika tadi menggunakan kata kami, maka untuk gerak selanjutnya aku memilih untuk tidak gusar dengan keputusan itu. Karena jawaban otakku pada saat itu lebih pada “gak apa-apa lah dikasih ke temen2 yang di daerah, mereka lebih kesulitan karena kualitas pendidikannya kalah dibandingkan SMA di kota.” Tapi terakhir, Read the rest of this entry »












Recent Comments