You are currently browsing the daily archive for July 10th, 2008.
Adalah sulit untuk berbicara mengenai kemampuan khusus untuk membuat kondisi nyaman. Seperti yang telah disampaikan lebih awal dalam bab ini, kenyamanan sangat berkaitan dengan kehangatan dan kualitas kepedulian personal yang dibawa oleh helper. Berikut ini adalah beberapa kemampuan yang dapat digunakan sebagai suplemen untuk menggambarkan apa yang telah disampaikan sebelumnya untuk menghasilkan kondisi nyaman dan untuk membuat potensi pertumbuhan berguna pada saat krisis. Read the rest of this entry »
Waktu adalah faktor penting dalam kesuksesan intervensi. Semakin awal pertolongan diberikan setelah peristiwa krisis, maka begitu juga semakin positif juga hasil yang diperoleh. Ide dasar di balik pertolongan awal tidak hanya mengurangi bahaya terhadap dirinya sendiri tetapi juga mengambil manfaat dari motivasi seseorang untuk merubah atau berpegangan pada solusi konstruktif.
Langkah-Langkah Intervensi Krisis
Bantuan psikologi pertama membutuhkan empat langkah inervensi krisis. Pertama, Read the rest of this entry »
Stres
Sebuah reaksi stres adalah suatu kondisi yang dicirikan dengan tegangan fisiologis dan konflik pada pilihan yang terus menerus. Helpee merasa di bawah tekanan untuk mengurangi tegangan dan mencapai kenyamanan atau ekuilibrium. Sering resolusi mengambil sebuah bentuk maladaptif, seperti penyakit, tanpa kesadaran dari helpee. Suatu pengalaman stres lebih meresap dan kondisi yang kurang kuat daripada krisis, tetapi itu mungkin berlanjut pada waktu yang tidak berbatas, dengan atau tanpa memancing stimulus (Janosik, 1993).
Ketegangan dari perubahan bersifat kumulatif dan walaupun peristiwa-peristiwa individu muncul untuk memiliki akibat yang kecil, penumpukan sepanjang tahun dapat berkontribusi terhadap krisis-krisis utama, seperti penyakit. Beberapa dari stres yang hebat dikarenakan penumpukan dari apa yang semula Lazarus sebut percekcokan sehari-hari (daily hassles). Percekcokan ini termasuk di dalamnya aktivitas rumah tangga sehari-hari, kesehatan, tekanan waktu, pemusatan pada emosi yang lebih dalam, kekhawatiran lingkungan, keuangan, stres yang berhubungan dengan pekerjaan, dan ketidakpastian masa depan.
Orang harus ditolong pada sebuah kesadaran dari sifat dan kekuatan stresor dalam Read the rest of this entry »
Salah satu dari fungsi-fungsi menolong yang paling umum adalah menyediakan keringanan dari penderitaan psikologis. Literatur pelayanan sosial mengandung banyak ide-ide praktis yang sesuai dengan tipe-tipe krisis dari situasi krisis dan kepercayaan tradisional telah memiliki perkataan yang banyak mengenai penderitaan manusia, harapan, dan krisis eksistensial. Setelah mensurvey sejumlah kecil literatur mengenai krisis dalam jangka waktu empat puluh tahun, kami menemukan sedikit informasi yang sistematis untuk helper pada umumnya. Selama dua dekade terakhir, menolong secara profesional telah menjadi sistematika mengenai intervensi krisis dan penelitian (Aguilera, 1998;Everly, Flannery, & Mitchell, 2000;Slaiken, 1990). Bab ini merangkum penemuan-penemuan dari hal tersebut mengenai krisis dan keterampilan untuk memberi dukungan selama masa kehilangan dan stres.
Secara umum, berhadapan dengan orang dalam masa krisis membutuhkan fleksibilitas dari respon, campur tangan yang sigap dan aktif dengan berbagai alternatif, dan menyusun tujuan-tujuan yang telah dibatasi untuk mendapatkan pribadi yang berfungsi. Walaupun terdapat beberapa kemampuan khusus yang sesuai untuk menyediakan kenyamanan dan pengaturan krisis, kedalaman diri dari helper itu sendiri adalah pertimbangan yang lebih penting. Nilai-nilai, berbagai pengalaman, dan beragam sifat kepribadian mereka memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kemampuan para helpee untuk menghadapi kondisi stres dan krisis. Jadi, helper tidak bisa tergantung hanya pada pengalaman personal mereka, tetapi harus melihatnya dari berbagai sumber yang tersedia—termasuk agama, filsafat, ilmu mengenai perilaku, dan profesi dari menolong—untuk nilai, ide dan kemampuan mereka. Para ilmuwan behavioral sendiri, walaupun mereka menghasilkan banyak konsep dan metode-metode untuk mengetes keefektifan helper, tidak bisa menawarkan sistem kepercayaan, nilai-nilai hidup, atau harapan untuk orang yang menderita.
Dalam bab ini akan dibahas Read the rest of this entry »












Recent Comments