You are currently browsing the daily archive for July 28th, 2008.
Final Day (Minggu, 27 Juli 2008)
Selamat Tinggal Surabaya…. Aku kembali Bandung!
Di pagi terakhir ini aku coba menikmati rendaman air hangat yang pada awalnya terlalu panas…Aku jadi teringat…Bagaimana dengan siksa neraka yah….?Ya Allah “Robbana dzolamnaa Anfussana wa Illam taghfirlana watarhamna lanakuunana minat khosiriin….Allahumma adzirni minannaar….Aku berharap kesadaran ini membawaku kembali bersyukur atas segala cinta-Nya, merindukan surganya…menuruti perintahnya dan menjauhi larangan-Nya…berikan aku kekuatan ya Allah….
Setelah sarapan istimewa yang terakhir dan foto-foto di pinggir kolam renang Novotel…kami rombongan Bandung dan Bali akhirnya harus meninggalkan Surabaya untuk kembali ke daerah kami masing-masing…Kami sempat telat loh…dan menyebabkan keberangkatan pesawat kami mengalami keterlambatan…Jadi merasa bersalah nih…yah wajar saja jika selanjutnya teman-temanku banyak mendapatkan “kesewotan” dari pramugari…
Sampai di Bandung setelah 1 jam mengudara…Cukup panas rupanya….hah…yaiyalah…Lihat saja Punclut sudah jadi kawasan komersil…!Loh kok jadi nyasar ngomongin Punclut yah…?Alhamdulillah aku dan teman-teman SBSV 2008 asal Bandung tiba dengan selamat. Dan aku harus kembali menyusun jadwal-jadwal harianku untuk kembali memacu produktivitas amal dan cinta…hehehe..Terima kasih Kang Gimmy…telah memberikanku kesempatan untuk menuai banyak hikmah…
Aku ucapkan terima kasih kepada panitia yang dari awal sangat hangat kepada kita…pelayanannya juga sempurna…meskipun aku akan selalu berpesan….
“MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN…:p”
Fourth Day (Sabtu, 26 Juli 2008)
Menanam Mangrove…bukan “nanam” kaki
Hari ini adalh hari yang kutunggu-tunggu…Yah menyelamatkan bumi Indonesia dengan menanam Mangrove! Usai sarapan kami berangkat menuju kawasan muara dan pantai di Wonorejo. Tiba di sana kami diberikan jaket pengapung dan sepatu boat sebagai pelindung kami ketika melewati sungai dan menginjak kawasan Mangrove yang lembab berlumpur. Sayang saya berangkat tidak dengan kapal boat dari karet, tapi perahu besar.
Nah…ini kejadian pentingnya…baru beberapa detik mendarat di kawasan Mangrove kakiku “tertanam” di lumpur dan tak mampu kukeluarkan sendiri…Semakin aku berusaha keluar semakin tersedot aku ke dalamnya….Walah…aku ditolong dua orang perempuan!! Yah lagi darurat gapapa lah sentuhan sama bukan muhrim…cowonya gak ada yang dekat situ…Sontak aku diledekin oleh para relawan penanam Mangwove yang lain…”Mas ini lagi acara menanam Mangrove, bukan nanam kaki…” Hahaha dalam hati aku menertawakan diriku sendiri…emang aku sudah nambah berat badan begitu pesatnya kah hingga harus tertanam?…weleh weleh…Celanaku berlumuran lumpur, untung bawa satu celana lagi…
Akhirnya aku bisa Read the rest of this entry »
Third Day (Jumat, 25 Juli 2008)
Sarapan Istimewa 2
Yah setelah mandi, aku dan Basyir menuju ke tempat sarapan di Novotel. Subhanallah…makanan dan minuman di sini banyak sekali…ada beraneka ragam masakan dari ayam, kentang, ikan, salad. Ada pula berbagai macam roti gaya eropa dengan selai yang menggiurkan. Ada juga mie ayam, bubur ayam. Minumannya juga bermacam-macam, ada jus apel, jeruk, nanas, dan guava. Ada kopi, teh, dan tiga macam susu. Di sini aku mulai lihai berstrategi dalam mengambil dan menyantap makanan. Tetap saja aku tidak mau makan salad euy…Aku dan Basyir memang punya banyak kesamaan, sama-sama dari keluarga sederhana, dan punya cita-cita menanggung adik-adik…dan juga gak bisa pake table manner…padahal suguhan di mejanya lengkap. Cuek is the best! Begitu tampaknya prinsipku saat itu…
Perjalanan ke Rungkut
Setelah sarapan usai, kami menuju ke pabrik Sampoerna di Rungkut. Rungkut adalah sebuah kawasan industry yang salah satunya digunakn Sampoerna untuk mendirikan pabrik SKT (Sigaret Kretek Tangan). Di sini adalah pabrik yang memperkerjakan banyak buruh pelinting rokok analog. Dengan keterampilan yang luar biasa mereka mampu dalam sehari menghasilkan rata-rata 3000 – 3700 batang rokok setiap orangnya. Kami berkunjung di SKT pembuatan rokok Dji Sam Soe yang terkenal sebagai rokok “berat”. Di sini aku juga sempat mencoba unuk melinting satu batang rokok. Meskipun hasilnya kurang sempurna, namun aku cukup senang telah punya pengalaman itu. Mengingat pada dasarnya pabrik seperti ini sulit untuk dikunjungi, biasanya orang luar hanya boleh lihat dari jauh. Bahkan teman-teman yang lain tidak ada yang mencoba. Ternyata aslinya tidak boleh loh…Karena aku coba ngobrol dengan seorang ibu pelinting, aku diajak untuk ikut melinting.
Mirip artis
Di sini ada kejadian lucu dimana aku diteriaki Ahmad Dhani oleh seorang buruh yang bertugas melinting rokok tersebut. “Mas Ahmad Dhani…Mbak Maya kemana?” Read the rest of this entry »
Second Day (Kamis, 28 Juli 2008)
Sarapan Istimewa
Pagi harinya, setelah mandi, packing, dan tidak lupa foto-foto…kami segera mengangkut barang masing-masing ke dalam bus yang sudah dibagi menjadi 2 bus. Aku kebagian bus SKM, bersama Pinky Boy, Basyir, Mabrur, Andhit, Teguh “Roy Suryo” Santoso,(sodara lain bapak-lain ibu nih sama aku), Arif “Bli” yang dari Bali, dll. Setelah itu kami menuju tempat sarapan yang makanannya banyak. Aku inget waktu itu ikut acara Pendidikan Kepemimpinan Nasional 1 dan yang 2…menurutku itu sudah mewah…tapi ternyata ada lagi yang lebih mewah…Sontak karena belum “learning” menghadapi serangan menggiurkan dari banyaknya makanan di sarapan ini aku “kalap”…hahaha…
Yaiyalah…secara…bisaanya aku punya strategi kalau pagi banyakin minum dan baru sarapan jam 10. Bisaanya aku punya menu favorit, lontong padang di Simpang Dago atau kupat tahu di pertigaan Tubagus, bubur ayam di sebelah asrama, atau indomie bikin sendiri…hehehe…Pagi ini cukup kembung, inilah sebabnya aku gak mengambil omelet yang juga disajikan disama, salah strategi rupanya…nasi gorengnya kebanyakan. Untuk ke depan aku akan atur strategi makan…hehehe
Ke Sukorejo Plant
Kedatangan kami di Sukorejo Plant ini adalah ladang pembelajaran yang berharga bagiku. Awalnya kaami mendengarkan perkenalan tentang perusahaan PT. HM Sampoerna, Tbk. Banyak informasi yang bisa kuolah jadi ilmu di sini. PT. HM Sampoerna awalnya didirikan oleh seorang imigran asal Cina, Liem….(siapa gitu, lupa euy…) sejak tahun 1913. Diawali dengan pengalaman bekerja di sebuah perusahaan rokok kala itu, ia keluar dari perusahaaan dan mulai merintis usahanya sendiri dengan melinting rokok dan menjualnya di warung sederhana miliknya.. Melalui perjuangan dan segala ketekunannya secara turun-temurun, akhirnya perusahaan ini berhasil menjadi Market Leader perusahaan rokok sejak tahun 2005, setelah menyalib PT. Gudang Garam dan juga Bentoel. Nah pada saat dalam prestasi puncaknya itulah Bapak Putra Sampoerna menjual perusahaan rokoknya itu kepada sebuah korporasi besar asing, yaitu Philip Morris International. Penjualan ini sempat membuat karyawan shock, bahkan sempat ada masalah dimana para buruh demonstrasi karena mendengar berita burung bahwa ada uang 25 juta yang dibagikan kepada setiap karyawan sebagai uang jasa. Rupanya Putra Sampoerna menerapkan sebuah prinsip ekonomi mendasar yang berkata “Juallah barang pada saat harganya sedang tinggi-tingginya. Read the rest of this entry »
First Day (Rabu, 23 Juli 2008)
Latar Belakang
Ini adalah ceritaku selama mengikuti kegiatan Sampoerna Best Student Visit 2008. Cerita ini akn dibagi menjadi 5 posting. Aku diikutkan dalam SBSV ini karena mendapatkan Peringkat 2 Mahasiswa Berprestasi Fakultas Psikologi Unpad. Pada awalnya aku menolak…namun PD 3-ku Kang Gimmy mempersuasiku agar ikut, karena akan menjadi pengalamn yang berharga yang bisa di share di Fakultas. Baiklah aku bilang, “Akan saya pertimbangkan kang…” Aku lalu banyak bertanya pada pak Dadang Kasubbag Kemahasiswaan tentang kegiatan ini…ternyata kunjungan untuk melihat kegiatan CSR…wah aku sangat tertarik nih dengan Community Develompment….Yap satu hal masih mengganjal…hukum syar’i.
Pergulatan pemikiran tentang ini aku coba konsultasikan kepada seorang Ustad…ternyata bliau menyarankanku untuk ikut saja…Dalam konteks seperti ini…ini lebih pada undangan dan kesempatan menggali ilmu dan pengalaman untuk membuahkan karya yang lebih baik dibandingkan dengan tidak memenuhi undangan…Mungkin ini akn terus menjadi perdebatan…Aku berharap dan memohon maaf kepada Allah…semoga pilihanku untuk ikut di ridhoinya…Amiin…
Wong Ndeso
Waduh, aku bangun ”kesubuhan”! Sudah jam 4.30 nih, padahal aku pasang alarm 3.30. Rupanya badanku ingin diperlakukan adil…Belakangan ini tidurnya kurang…hanya 3-4 jam sehari…dan tadi malam (pagi kali yeee) aku tidur jam 1, karena harus packing barang-barang yang mau dipindahkan ke asrama baru. Aku inget…air asrama lagi gak keluar…harus buru-buru nih karena harus check in di Bandara Husein jam 5.
Alhamdulillah…lagi-lagi Allah memberikan pertolongannya…rupanya ada air 1 ember yang berhasil ditampung dari tetesan air yang ada di kran belakang…Setelah sholat di Masjid tercinta Al-Mubaroq…Aku langsung berangkat bareng Sirodj, yang dengan kebaikannya mengantarkan aku dengan motornya ke Bandara. Sesampainya di Bandara dan memberikan beberapa “pesan terakhir” ke Sirodj, aku masuk ke Bandara.
Hahahaha…wong ndeso mau naik pesawat Read the rest of this entry »












Recent Comments