Siang ini cerah…secerah langit hatiku, ditambah terik panas yang menikam dari segala penjuru, namun tidak sepanas kobar api jihadku untuk sekadar menjadi penghibur. Semua berubah! Panas menjadi hangat, letih menjadi penyemangat, dan kantuk menjadi karat. Lukisan indah senyum dan harapan anak-anak itu terbingkai jelas dalam penglihatanku serta tersimpan dalam memoriku. Hal itu memandu segala potensi akal, hati, dan fisikku untuk terus menjaga senyum mereka dan menyusun satu demi satu anak tangga cita-cita mereka yang secara tersembunyi terpajang tinggi, bahkan melewati lintasan cahaya tertinggi.
Desa Melikan, Klaten, 10 Juli 2006