Ada temanku yang mengajukan 5 pertanyaan, lalu juga kujawab…Menurutmu?

Kenapa ada kesedihan?

    Karena kesedihan merupakan bagian yang tidak bisa hilang dari fase hidup kita. Kesedihan merupakan pasangan dari kebahagiaan yang akan silih berganti menempa perjalanan hidup kita. Kesedihan dan kebahagiaan dalam hakikat yang paling dasar menjadi serupa. Karena keduanya merupakan warna rasa yang saling mengisi, melengkapi. Keduanya punya muara hakiki, tergantung dari pemaknaan dari manusianya. Bisa jadi muara hakikinya adalah sedih, bisa jadi bahagia. Jika sudah menemukan makna hakiki bahwa kesedihan dan kebahagiaan bermuara pada kebahagiaan, maka sedih pun akan jadi waktu yang manis untuk memperbaiki kualitas diri.

    “Suka-duka adalah sejoli, jika suka adalah cerianya mentari dan sedih adalah murungnya hujan, maka diperlukan keduanya untuk menikmati indahnya pelangi..”

    Kenapa manusia mempertanyakan kehidupan?

      Karena manusia akan selalu mempertanyakan eksistensinya dalam kehidupan yang ia jalani. Siapa dia? Apakah dia? Dari mana dia berasal? Mau kemanakah dia setelah ini? Kemana pada akhirnya dia berada? Manusia dan kehidupannya tidak akan pernah lepas, karena manusia akan selalu hidup dalam masa lalu, masa kini, dan masa depan secara bersamaan. Kehidupan memang akan selalu jadi misteri bagi manusia hingga sampai saatnya kehidupan manusia berbeda makna.

      Kenapa harga diri begitu penting?

        Karena bagi banyak orang, pengakuan bahwa ia bisa dan layak untuk dipercaya begitu berarti. Selain itu harga diri bisa menjadi sesuatu yang mempengaruhi kehidupan seseorang, baik yang merupakan pandangan pribadi terhadap diri sendiri, maupun pandangan dari orang lain. Adaorang-orang yang menjadikan harga diri sebagai tujuan, ada juga yang menjadikannya sebagai sarana. Hal itu tergantung dari apa kebutuhan yang paling mendominasi keseharian seseorang. Dan itu sifatnya dinamis, tergantung juga dengan kondisi psikofisik dan lingkungan pada saat orang itu memperlihatkan tingkah lakunya.

        Kenapa harus ada ukuran pada kecerdasan?

          Karena pada saat pengukuran atau kuantifikasi kecerdasan dibuat, filsafat positivisme Comte mempengaruhi pemikiran banyak psikolog dan peneliti tentang kecerdasan manusia. Bahkan Watson, ahli Behavioristik pada saat itu mengecam metode reflektif dari psikoanalisa, dan menurutnya tingkah laku manusia harus bisa terukurdan terobjektifikasi. (Berarti termasuk soal kecerdasan)

          Apa arti kebahagiaan untukmu?

            Bahagia bagiku adalah sejauh mana amalku membahagiakan kamu, dia, mereka, kita, dan semua orang.