Mengerak tutupi lantang

Suara hati yang senyap

Ditelan kebuntuan pikir

Saat lumuran hina memoles

Diri ini yang tak tahu diri

Dan selalu lalai untuk terus berdiri

Maha Pengasih…

Malu aku terus mengemis kasih

Sedangkan maksiat sering melingkupiku

Tuk tutupi asa surgaku

Dan membuatku lupa atas cita rabbaniku

Maha Penyayang…

Berjuta kali Kau buktikan sayang

Meski diri ini sering berpaling

Memilih fatamorgana realitas

Yang butakan mata hati ini

Dan kelabui liku pikir ini

Beribu tetes aku tumpahkan air mataku

Beribu nafsu pula yang kupuaskan

Beribu sujud aku sungkurkan ke tanah

Beribu kesempatan pula maksiatku berkuasa

Aku tak tahu…

Apakah terlupa lagi setelah ini

Hanya kepada-Mu lah aku mohon kekuatan

Untuk tetap mendamba hangat-Mu

Dan untuk kesekian kalinya

Kulantangkan dalam jihadnya hati

DEKLARASI TAUBAT!!!

Malam 1 Muharram 1428 H