Tips-Tips Presentasi ini saya dapatkan dari file lama di flashdisk yang entah dikopi dari siapa. Ini adalah 4 topik untuk sukses presentasi yang disarikan (entah oleh siapa) dari seorang ahli, yang juga saya kagumi, Rhenald Kasali.
Setelah membaca isinya, saya kira tulisan ini wajib dishare untuk kepentingan umat. Semoga bermanfaat.

MENGEMBANGKAN TOPIK

Banyak orang yang menduga bahwa dirinya punya kemampuan yang sama dengan seorang presenter yang sedang melakukan presentasi. Mereka menduga dengan mengenal topiknya mereka bisa melakukan presentasi. Dugaan ini tentu saja keliru, sebab banyak orang yang cuma “merasa” mampu, bukan sesungguhnya mampu. Sebagian besar orang itu hanya berhenti di judul saja karena tak mampu mengembangkan topik itu dengan baik. Kalau disuruh bicara bisa jadi kalimatnya akan habis dalam lima menit, lalu melantur.
Supaya dapat melakukan presentasi dengan baik dan focus saudara tentu harus mengembangkan topik itu sebaik mungkin. Bagaimanakah caranya?
Pertama, perkayalah topik saudara dengan bacaan. Tanpa literature yang baik, topik saudara akan terasa miskin, atau mungkin tak memberi hal baru bagi orang lain.
Kedua, perkayalah topik saudara dengan hal yang sebenarnya sedang terjadi dalam dunia riil. Seorang presenter terkenal biasanya sudah dengan sendirinya didatangi oleh informasi, sedangkan seorang pemula harus mengumpulkannya sendiri. Saudara harus bertanya ke sana ke mari, untuk meyakinkan betul bahwa apa yang dikatakan literature sejalan dengan dunia riil.
Ketiga, latihlah otak berpikir dengan melakukan latihan presentasi di kalangan terbatas. Biasanya pada saat saudara berbicara, berkembang pemikiran-pemikiran baru yang muncul secara tiba-tiba. Catatlah baik-baik, lalu kembangkan perlahan-lahan. Pada prinsipnya, kalau sebuah topik dikembangkan, otak saudara akan mengajak saudara lebih jauh. Mekanisme activated spreading dalam otak kita memungkinkan kita mengaitkan satu kategori dengan kategori lainnya.
Keempat, pangkas bagian-bagian yang dirasakan membuat saudara tidak focus, menimbulkan keragu-raguan, atau membuat waktu presentasi tidak cukup.
Kelima, tulislah dalam bentuk kerangka berpikir sebelum materi disajikan. Saya akan mengajak pembaca menggunakan kerangka berpikir (logical structure) untuk mengembangkan topik ini pada presentasi selanjutnya.

MEMBANGUN LOGICAL STRUCTURE Read the rest of this entry »

Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah pernah mengemukakan bahwa ada 10 sebab seseorang mendapatkan cinta Allah SWT.
1. Membaca Al-Quran dengan perenungan yang mendalam dan berusaha memahami makna yang terkandung di dalamnya.
2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan tambahan atau amalan sunnah.
3. Mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik dengan hati, lisan, atau dengan amal perbuatan.
4. Mendahulukan cinta kepada Allah atas cinta terhadap diri sendiri ketika menghadapi hawa nafsu dan mendahulukan ridho Allah atas ridho orang lain meskipun besar tantangannya.
5. Memperdalam diri untuk mengenali hati untuk bisa memperbaiki diri sendiri daripada sibuk melihat aib orang lain. Seseorang yang mengenali hatinya dan yakin dengan akhirat makan Allah akan mencukupkan maisyah (kebutuhan hidup) dirinya di dunia.
6. Senantiasa peka untuk menyaksikan kebaikan-kebaikan Allah dan kenikmatan-kenikmatan yang diberikan Allah dalam diri kita. (Silahkan direnungi Q.S Ar-Rahman)
7. Memiliki hati yang menangis atau tunduk di hadapan Allah dengan penuh ketawadhu’an. Setiap ujian hidup seharusnya membuat kita paham akan sebuah kebijaksanaan, bahwa ”Kita bukan apa-apa.”
8. Menyendiri bersama Allah di waktu turunnya Allah (waktu sepertiga malam terakhir) atau waktu-waktu terbaik. Jadilah ahli tahajud dengan cara tidak melakukan maksiat di siang hari, tidak makan sebelum tidur, dan bersiwak (gosok gigi) sebelum tidur.
9. Memperbanyak duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah, setia dengan jalan Allah, dan mengambil ucapan-ucapan yang baik dari mereka.
10. Menjauhi segala sebab yang menghalangi hati kita dari Allah. Sebab yang paling umum adalah bermaksiat kepada Allah. Jangan kita lihat kecilnya maksiat yang kita lakukan, tapi lihatlah besarnya kepada siapa kita bermaksiat.

(Disarikan dari Tausiyah KH. Zaenal Muttaqin Lc. (11 Juni 2011). Pada acara Majelis Dzikir Al-Matsurat, Thariq bin Ziad, Bekasi)

PT. Astra Otoparts, Tbk memberikan kesempatan kepada lulusan S1 dan D3 dari Perguruan Tinggi ternama untuk bergabung dalam banyak posisi di dalam Astra Otoparts Group.

Lowongan tersedia untuk jurusan-jurusan di bawah ini:
Teknik Mesin (D3 & S1)
Teknik Elektro (D3 & S1)
Teknik Industri (D3 & S1)
Teknik Metalurgi/T.Material (S1)
Teknik Kimia (S1)
Teknik Informatika (S1)
Teknik Lingkungan (S1)
Akuntansi (D3 & S1)
Hukum (S1)
Manajemen (S1)
Psikologi (S1)

Pendaftaran dilakukan melalui email dengan mengirimkan CV dalam bentuk pdf paling lambat tanggal 30 Juli2010 ke alamat email recruitment@component.astra.co.id

Semoga informasi Lowongan Kerja ini bermanfaat untuk teman-teman. Informasi lebih lengkap, silahkan buka link di bawah ini:

Loker AOP Juli 2010

Paska kampus merupakan sebuah arena pertarungan dimana semua orang berkompetisi meraih hal yang diinginkan. Dalam era ini seorang pemuda telah disuguhi banyak pilihan dan kesempatan. Pilihan itu menentukan sejauh apa lompatan seseorang dalam pengembangan diri dan karirnya. Sedangkan kesempatan juga memiliki peran yang cukup strategis untuk mendukung keberhasilan seseorang. Jadi, kita mesti dengan sadar menentukan pilihan dan menjemput kesempatan.

Dalam menentukan pilihan terkadang kita memang mesti menjalani pilihan-pilihan yang “kurang tepat” untuk kemudian mengetahui jalan yang tepat. Prinsipnya adalah terus bergerak dan memahami arah gerak kita. Bergerak akan membawa kita memperluas pengalaman kehidupan kita sedangkan memahami akan menganugerahkan kita infromasi penting tentang siapa dan sejauh mana kapasitas kita. Untuk meminimalisir waktu tempuh perjalanan pada pilihan yang “kurang tepat”, kita perlu berakrab-akrab diri dengan diri sendiri. Mengenal kelebihan dan kekurangan. Di samping itu kita juga perlu banyak informasi eksternal agar mampu menyadari peluang dan tantangan yang hadir di sekitar kita.

Mengenal kelebihan dan kekurangan diri dapat ditempuh dengan seringnya kita melakukan aktivitas muhasabah atau evaluasi diri. Evaluasi diri juga bisa dilakukan dengan meminta pendapat rekan sekerja atau teman sepergaulan. Jika evaluasi diri telah terbiasa dilakukan maka kalkulasi untuk meraih lompatan besar akan lebih akurat. Bila karir yang anda inginkan adalah seorang peneliti di laboratorium yang meraih nobel ilmiah, maka pastikan bahwa anda adalah orang yang sabar, teliti, tekun, dan tidak membutuhkan banyak interaksi dengan orang lain.

Dalam konteks eksternal, menyadari peluang dan tantangan yang hadir di sekitar kita dapat dipercepat dengan banyak mengakses informasi mengenai bidang yang ingin digeluti dan belajar dengan tokoh senior yang bisa diteladani perjalanan hidupnya. Sebagaimana tujuan inner circle PPSDMS, yaitu mempercepat mobilitas vertical maupun horizontal, berinteraksi dengan tokoh senior merupakan sarana yang tepat untuk meraih lompatan besar. Namun, jangan sampai kita terjebak dengan mengikuti pilihan hidup tokoh tersebut. Hal ini diungkapkan Pak Kemal Stamboel bahwa “There is no a fixed formula applied for all.”

Jika anda memilih cita-cita menjadi pimpinan tertinggi sebuah perusahaan, maka yakinlah bahwa “Everyone can be in the board”. Ada suatu masa dimana jika anda bukan engineer maka anda tidak bisa masuk dalam BoD (Board of Director). Kemudian siklus itu berubah ketika industri keuangan dan pasar modal sedang booming, sehingga terciptalah pakem jika anda tidak berlatar belakang finance maka anda tidak bisa masuk dalam BoD. Dari fakta ini sebenarnya setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi pimpinan tertinggi dari suatu perusahaan. Dengan kondisi industri yang bergulir dengan cepat, maka seseorang yang layak untuk masuk BoD adalah orang yang mampu menerjemahkan kebutuhan perusahaannya secara menyeluruh dan strategis. Misalnya seorang HRD staff akan dipandang berharga jika dia mampu memberikan kontribusi ke perusahaan tidak hanya dalam bentuk jumlah orang yang direkrut dan dilatih, tetapi juga mampu menerjemahkan kinerja HRD dalam ukuran profit/loss bagi perusahaan. Selain itu seorang yang berkecimpung di dunia HRD juga sangat berarti jika ia mampu memetakan talenta-talenta terbaik perusahaan di masa depan. Jadi intinya, bagaimana kita bergerak dari fungsi administrative menjadi fungsi strategis. Oleh karena itu bagi siapa saja yang ingin menjadi orang nomor satu di perusahaannya, maka harus terus meningkatkan pengetahuannya, membaca buku-buku strategis, berbicara layaknya CEO dan akhirnya pantas untuk menjadi CEO.

-dari buku orange yang hampir musnah-

Pernahkah bertanya pada titik diri? Dimana hati nurani bersembunyi? Yang tidak bisa digali jika hnya membuat topeng diri!
Hanya mencoba share, apa kabarmu hari ini sobat? Sudah sejauh apa kebangkitanmu di kabinet kebangkitan ini? Owh…. Baguslah jika bahkan ternyata kamu juga mampu membuat orang lain bangkit.
Aku masih ingat keluhan-keluahanmu tentang lingkungan sekitar, ya banyak kemiskinan lah, banyak kelaparan, maling dimana-mana. Bahkan aku masih ingat ketika air matamu menderas dan selanjutnya menjadi tenaga yang luar biasa.!!
Akhirnya kau putuskan untuk BERGERAK!!
Dan aku menyaksikan bagaimana senyum-mu mampu membuat alam ceria. Dimana semangat dan pengorbanan pribadi pantang mengeluh memperindah gerak dan bahasamu.
Jadilah dirimu seperti itu
Cita yang mampu menembus langit, jiwa yang terus menggeliat, gerak yang terus semangat, keluh yang tak pernah terucap.
Hingga hari itu datang
Dimana kita hidup, di negeri tanpa luka.
Dengan sore yang lebih indah dari sore ini

-dengan penuh syukur-
VQ

PT. Astra Otoparts, Tbk memberikan kesempatan kepada lulusan S1 dan D3 dari Perguruan Tinggi ternama untuk bergabung dalam banyak posisi di dalam Astra Otoparts Group.

Lowongan tersedia untuk jurusan-jurusan di bawah ini:
Teknik Mesin (D3 & S1)
Teknik Elektro (D3 & S1)
Teknik Industri (D3 & S1)
Teknik Metalurgi/T.Material (S1)
Teknik Kimia (S1)
Teknik Informatika (S1)
Teknik Lingkungan (S1)
Akuntansi (D3 & S1)
Hukum (S1)
Manajemen (S1)
Psikologi (S1)

Pendaftaran dilakukan melalui email dengan mengirimkan CV dalam bentuk pdf paling lambat tanggal 30 April 2010 ke alamat email recruitment@component.astra.co.id

Semoga informasi Lowongan Kerja ini bermanfaat untuk teman-teman. Informasi lebih lengkap, silahkan buka link di bawah ini:

Lowongan Kerja 2010 PT. Astra Otoparts, Tbk

Dalam perjalanan sejarah, kita menemukan begitu banyak peristiwa-peristiwa perjuangan yang melibatkan mahasiswa sebagai garda terdepan. Mahasiswa bukan hanya berperan sebagai insan akademis tetapi juga insan masyarakat. Jelas sekali bahwa mahasiswa memiliki peran ganda, selain dia sebagai perserta didik, dia juga berperan sebagai insan yang peduli dengan kondisi masyarakatnya.

Dalam lembaran sejarah itu pula kita melihat bahwa mahasiswa akan mampu memainkan peran dan fungsinya secara optimal apabila mereka memiliki limgkungan yang bisa membentuknya, itulah yang disebut dunia kampus. Kampus adalah laboraturium mahasiswa dalam mempersiapkan dirinya menghadapi dunia luar yang lebih ganas.

Untuk itu perlu dibangun sebuah kampus yang seimbang dari segi akademis dan sisi aktualisasi diri mahasiswa. Aktualisasi mahasiswa dapat berkembang apabila ada sebuah wadah yang memayunginya. Wadah tersebutlah yang kita sebut Organisasi Kemahasiswaan. Organisasi Kemahasiswaan adalah sebagai wadah formal yang berperan mengaspirasikan kepentingan seluruh mahasiswa unpad.

Di lingkungan UNPAD sendiri sejak tahun 1996 Organisasi Kemahasiswaan di tingkat universitas mengalami kekosongan. Baru sekitar tahun 2002 kita memiliki wadah kemahasiswaan di tingkat universitas yang kita kenal saat ini dengan nama KEMA UNPAD. Dibawah ini akan diceritakan sejarah panjang pembentukan KEMA (Keluarga Mahasiswa) UNPAD agar kita selaku mahasiswa UNPAD mempunyai rasa memiliki yang besar terhadap organisasi ini.

PEMBENTUKAN KEMA UNPAD

Proses pembentukan KEMA UNPAD sangatlah berat, ini bisa kita lihat dari mulai tahun 1996 mengalami kekosongan, baru pada tahun 2002 kita dapat membentuk kembali. Berarti dibutuhkan waktu lima tahun untuk proses pembentukannya. Ini bukan waktu yang sebentar untuk proses pembentukannya, tetapi Read the rest of this entry »

Tantangan di paska kampus adalah bagaimana kita secara aktif bergerak secara vertikal maupun horizontal. Dalam menjalani karier, setiap orang memiliki start position yang berbeda-beda.
Saat ini masyarakat telah mengalami proses perubahan yang loncatannya sangat tinggi. Kita bisa melihat sebuah fenomena di Amerika Serikat, yang pada 50 tahun yang lalu orang kulit hitam sangat didiskriminasi, namun saat ini seorang kulit hitam jadi presiden. Dalam konteks arus informasikita juga bias melihat bahwa seorang mahasiswa junior bias dengan jauh meninggalkan seniornya untuk menguasai sebuah bidang ilmu, bahkan bias jadi seorang mengalahkan dosennya. Oleh karena itu, sebagai pemimpin kita harus bisa mempersiapkan diri untuk dapat menghadapi loncatan besar perubahan dalam masyarakat.
Ada 3 tipe orang dalam menghadapi proses yang berubah dengan cepat ini:
1. Fast tracker. Orang yang lari cepat dalam jalur cepat. Otomatis orang-orang yang seperti ini adalah orang yang mempersiapkan diri dengan baik. Dia memiliki tujuan yang fokus dan perencanaan yang matang. Dia merasa bahwa setiap saat ditantang oleh keadaan. Dalam beberapa keadaan dia akan merasa sendiri karena menjadi orang yang terdepan dan paling cepat.
2. Specialist. Orang yang tekun dalam sebuah organisasi yang menjadi ahli dalam sebuah bidang. Dia menjadi orang yang sangat focus dan berupaya menambah ilmu khusus di bidang yang ia tekuni tersebut. Ia hanya nyaman di area dan bidangnya dan tidak bias keluar dari area atau bidang keahliannya.
3. Executor/generalist. Seseorang yang tidak berfokus dan tidak menonjol tapi memliki komitmen yang kuat dan kemampuan bekerja yang baik. Dia merupakan seorang “Pahlawan tak dkenal.”

Posisi orang tergantung pada gerak langkahnya, jika lambat maka hanya akan dapat sekedarnya. Jika menginginkan hal yang puncak, maka harus “berlari cepat” dan “membuka mata”. Seseorang yang fast tracker akan disorot banyak pihak dan begitu banyak resiko dan effort-nya. Jika memilih jalan yang tidak memiliki resiko besar maka kita bisa memilih untuk berjalan di jalur specialist.

Refleksi terhadap karier Kemal Stamboel.

Setelah lulus SMA masuk PT di jurusan Psikologi Unpad. Setelah menempuh pendidikan 6 tahun dan lulus, saya kemudian bekerja di sebuah perusahaan. Disana saya belajar untuk menjalani sebuah proses perusahaan yang luar biasa membekali banyak hal. Kemudian saya menjadi konsultan SDM. Setelah itu saya memilih jalur pendidikan S2 Finance di Amerika Serikat (MBA) dan menjadi Direktur di Price Waterhouse. Kemudian saya berpindah lagi kepada jalur IT. Saya juga aktif di BRR Aceh sebagai badan pengawasan keuangan. Ketika presiden membentuk Dewan Teknologi dan Komunikasi Nasional, saya ditunjuk menjadi Wakil. Kemudian saat ini saya menjadi calon anggota legislatif.
“Kita tidak harus stuck di satu bidang, kita bisa move around. Hal yang trepenting untuk membekalinya adalah pengalaman manajerial dan kemampuan leadership.Bersiaplah menghadapi tahun 2014, karena pada tahun itu terdapat peluang yang besarbagi para pemuda untuk meloncat jauh.”
“Hal yang terpenting dari sebuah pekerjaan adalah excitement, jangan sampai kita terseret dalam comfort zone dimana kita bekerja dengan “kenyamanan semu” sehingga tidak berbahagia dan bergelora. Jika bertahan, maka sama saja kita membangun depresi pada diri sendiri.”

Hasil cerna ketika berdiskusi dengan Kemal Stamboel, Dewan Penasehat PPSDMS

Pertemuan alumni merupakan sesuatu yang lebih strategis dibandingkan dengan pembinaan peserta asrama. Masa-masa dalam pembinaan asrama merupakan fondasi, sedangkan pada saat alumni sudah menjadi sesuatu yang bisa terlihat oleh masyarakat luas melaluikarya dan kontribusi yang diberikan seorang alumni.
Dalam menjalani dunia paska kampus, diantara kita ada yang digariskan Allah menjadi pegawai, ada yang menjadi entrepreneur, ada yang menjadi politikus. Semuanya akan baik jika kita bekerja sesuai denga petunjuk Allah swt. Kemuliaan tidak disebabkan oleh bidang atau posisi yang kita geluti namun oleh sejauh apa kontribusi optimal yang dilakukan dalam bidang atau posisi tersebut.

Bekerja sebagai pegawai memiliki jenjang karier sebagai berikut:
1. Staf dan manajemen tingkat I (staf, asissten manajer, manajer/kasubbag)  biasa ditempuh dalam 5-10 tahun, jika sudah 10 tahun belum mendapatkan posisi menjadi manajer, maka ada masalah pada kompetensi kerja kita.
2. Manajer menengah (General management, senior management, direksi)
3. Manajemen puncak (Direktur, Dirut, komisaris, KPK, Dubes, Staf ahli menteri, staf ahli kepresidenan, Menteri, Wapres, Presiden)

Yang menjadi rumusan ketika menjalani karier adalah:
1. Pada awal karier yang sangat dibutuhkan adalah kompetensi, bekerja keras dan cerdas, ringan tangan dalam membantu orang, junjung tinggi kejujuran, rajin berdoa dan bertawakal. Yang dipikirkan adalah prestasi, kehadiran, kerja keras.
2. Karakteristik dari manajer tingkat kedua adalah sudah membutuhkan “trik berelasi”. Seseorang yang sukses dalam fase ini adalah yang tidak akan mengancam kedudukan atasan. Namun yang perlu diperhatikan adalah “PERTAHANKAN IDEALISME”. Dalam fase ini tantangan untuk melakukan pelanggaran terhadap idealisme kita sudah cukup besar. Camkan bahwa sekali kita membuat dosa maka akan membuka peluang-peluang dosa yang lebih besar.
3. Semakin tinggi karier, maka yang dibutuhkan adalah relationship/ koneksi/ silaturahmi/ ukhuwah. Seseorang yang dipilih menjadi top level management, merupakan seseorang yang mendapatkan rekomendasi dari orang-orang penting dalam skala nasional. Membutuhkan kemampuan relasi dan berjejaring yang luas dan lebih mengarah mobilitas vertikal kapada para pemegang kebijakan teritnggi. tapi sekali lagi ditekankan “JANGAN KARENA ALASAN MENCAPAI SUATU HASIL KITA MELANGGAR HUKUM ALLAH”. Kita harus berjuang untuk menjalani perjuangan sesuai jalan yang Alah ridhoi.
Dalam mencapai sesuatu, hal yang menjadi dasarnya adalah niat, usaha, dan doa. Namun jangan pernah terpaku pada hasil. Jikalau kita gagal mencapai suatu hasil tertentu hal itu adalah ujian kesabaran dan keimanan kita kepada Allah swt.

Bagaimana agar kita tetap istiqomah di dunia paska kampus?

Beberapa fenomena menceritakan bahwa seorang mahasiswa yang idealismenya tinggi dan berkoar-koar menentang ketidakadilan, namun saat diberikan jabatan menjadi seorang yang tiran sebagaimana yang ia protes dulu. Hal ini harus menjadi pembelajaran sejarah bagi kita untuk tidak terjerumus ke dalam jalan yang salah itu. Untuk itu ada beberapa kunci yang perlu kita renungi:
1. Yakini bahwa tujuan kita di dunia adalah masuk syurga.
2. Yakini bahwa kita akan dihisab oleh Allah swt.
3. Yakini bahwa Allah senantiasa melihat dan merekam apa yang kita perbuat.

Hasil cerna dari diskusi bersama, Bambang Priantono, Dewan Penyantun PPSDMS

Pernah berpikir jauh gak tentang kesehatan Rasulullah SAW? Dalam shirohnya Rasulullah SAW hanya sakit 2 kali!! Padahal begitu sibuknya beliau dan tidak pernah jauh dari kondisi stress. Dalam analisisku, hal terbesar yang paling berpengaruh terhadap kesehatan beliau yang luar biasa tersebut adalah keimanan beliau yang tanpa hijab terhadap Allah SWT. Nah, dengan kondisi keimanan yang naik-turun, sudah selayaknya kita juga berikhtiar secara fisik untuk menjaga kesehatan.

Salah satu yang sekarang sering kulakukan adalah mengkonsumsi Habbatussauda. Habbatussauda atau Nigella Sativa telah di pakai sejak jaman Mesir Kuno dan ketika jaman Nabi Muhammad SAW pemakaian Nigella Sativa atau Habbatussauda ini sangat di anjurkan oleh beliau. Hal ini terbukti dengan banyaknya hadits Shahih yang menjelaskannya. Salah satu hadist yang menurutku mampu menjadi kekuatan marketing yang mantap bagi para pengusaha Habbatussauda adalah:

“Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit kecuali kematian.” (HR. Bukhori 5688/ Fathul Baari X/ 143 dan Muslim 2215).

Dulu pertama kali aku mendengar hadist ini, aku langsung tertarik membelinya. Namun, pada saat itu harganya masih mahal, sekitar Rp 85.000,-/100 kapsul. Karena belakangan ini persaingan produk Habbatussauda sudah semakin kompetitif, maka harganya turun. Terakhir kemarin aku membeli seharga Rp 22.500,-/120 kapsul. Kasiat yang kurasakan saat ini memang sesuai dengan apa yang jadi keterangan khasiat di botolnya. Rasanya memang kesehatan lebih terjaga, tidak mudah sakit. Padahal aku harus sering-sering bolak-balik Bandung-Jatinangor, keseringan pakai motor lagi. Dan kalau pulang ke Bandung seringkali harus berhujan-hujanan ria. Yah setidaknya ini bisa mengimbangi pola makanku yang masih buruk, dengan menu yang cuma sekadarnya dan tidak memenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Bagi teman-teman yang ingin berikhtiar menjaga amanah kesehatan dari Allah, patut mencoba Habbatussauda…Cah…promosi…(aye bukan sales Habbatussauda yak…tapi kalau mau beli banyak hubungi aye aja…hehehehe…).

Butir-butir makna

Kita kan tetap di sini, walau panas melantak, berat dipundak, kering mengerak, perih berserak. Kita kan terus berjalan hingga kan terjawab..."Mengapa perjuangan itu pahit?" "Karena cinta Allah itu manis..."
September 2016
S M T W T F S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

RSS berita nasional

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Pembelajar yang Berkunjung

  • 100,314 hits

Peta Pembelajar

Foto Berbicara

Bersama Para Future Leader

Belagak Orasi

BPM '06-'07

Mencoba menghibur...

BEM "Care In Harmony"

Bersama-sama menemui Allah...

F4 dari IWP

Sobat SMA sampe sekarang

berusaha berpijak dengan harapan yang menjemput lahirnya matahari

tenang, kuat, menimbulkan harapan dan senyum bersyukur

More Photos